• worker hugging a blue office chair
    Curhat

    Job Hugging: Saat Ekonomi Sulit Bikin Takut Resign

    Ada fase dalam hidup ketika bunyi notifikasi kantor bisa langsung mengubah suasana hati. Tadinya lagi makan enak. Ada chat dari bos: “Bisa telepon sebentar?” Mendadak ayam goreng di piring terasa seperti tanggung jawab tambahan. Belum ditelepon saja, kepala sudah menyusun pembelaan. Salah apa lagi? Kurang apa lagi? Bukannya tadi sudah sesuai permintaan? Atau permintaannya sudah berubah, lalu kita diharapkan tahu lewat koneksi batin? Malamnya berjanji, “Udah. Aku harus resign dari sini.” Paginya baca tagihan masuk. Oke. Kita diskusikan lagi bulan depan. Belakangan, situasi ini punya istilah: job hugging. Bertahan di pekerjaan karena meninggalkannya terasa terlalu berisiko. Namanya terdengar hangat. Seperti memeluk sesuatu yang kita sayangi. Padahal buat sebagian orang, rasanya…