Ada satu hal yang baru-baru ini aku sadari, ternyata mengampuni itu belum tentu sepaket sama melupakan. Selama ini kukira kalau udah bilang “Aku udah maafin kok,” ya artinya selesai. Case closed and move on. Tapi kenyatannya gak sesimpel itu. Beberapa waktu kemudian, entah kenapa, ingatan itu muncul lagi. Kejadian yang sama, rasa yang sama, dan sakitnya… masih ada. Dan di momen itu aku baru sadar, oh, ternyata aku harus belajar mengampuni lagi. Bukan cuma sekali. Awalnya aku sempat merasa gagal. Lho, kok masih sakit? Berarti aku belum benar-benar mengampuni dong? Tapi terus kepikiran satu hal yang bikin aku mikir ulang. Gimana kalau Tuhan minta kita mengampuni tujuh puluh kali tujuh…