• 30 hari menulis surat cinta

    12. Hal-hal yang Membuatku Rindu Padamu

    Sebulan lebih kita berpisah dan masih saja aku belum bisa melupakanmu. Selalu saja ada hal-hal yang membuatku teringat kamu, merindukan kamu. Sore itu aku membeli CD Dandelion bersama Anap dan Mas Bayu, melewati hotel Amarelo tempat pertama kali kita bertemu kamu. Aku teringat kamu. Ketika aku melihat warung soto, aku teringat kamu, wahai pria bersenyum menawan penyuka soto. Makan siang di kantin aku melihat tempe goreng, lalu kembali ingat kamu. Ingat kamu menghabiskan jatah tempeku hingga aku harus rela makan hanya dengan lauk kerupuk, demi kamu. Bertemu teman lama di My Kopi O, kembali aku teringat kebersamaan kita di hari Minggu, menyuapimu, foto yang kuambil siang itu masih tersimpan di…

  • Uncategorized

    Dandelion – Perahu

    Angin malam, langit gulita Lautan tenang Ku bertanya dalam jelata di mana asa? Terlalu lama bersembunyi di balik luka ku layarkan saja sebuah perahu jingga tuk pergi melihat angkasa Berharap malam ini ku lihat bintang di sana akankah perahu asa membawa sejuta renjana Akankah malam ini kulihat bintang di sana ku harap perahu asa bawaku temukan seberkas cahaya dan gapai angkasa bersama sejuta rencana Monita Tahalea

  • 30 hari menulis surat cinta

    11. Surat Kedua untuk Mas Gagah

    Hai Mas Gagah, Tadi siang kita bertemu di kantin belakang. Did you notice me? Akhirnya kulihat tadi kamu tersenyum ke arahku, entah untuk siapa karena aku datang beramai-ramai. Aku tidak berani memandangimu berlama-lama, aku takut kamu menyadari perhatianku, aku juga takut jatuh cinta sama kamu. Ini surat kedua untuk kamu mas. Kamu tahu kan.. atau kamu gak tahu? Oke aku beri tahu sekarang, aku sedang ikut 30 hari menulis surat cinta dan di hari ke-17 ini aku baru menulis 11 surat termasuk surat ini, sungguh payah kan? Dan aku pun payah dalam mendapatkan info tentang kamu. Sampai sekarang masih saja aku belum tahu siapa namamu. Salahkan Kiki yang terlalu sibuk…

  • 30 hari menulis surat cinta

    10. Kamu yang Kucintai Terlalu Dalam

    Selamat sore, Kamu yang sampai hari ini tetap kucintai terlalu dalam. Apa kabarmu? Badanmu sudah enakan? Kudengar kesehatanmu menurun akhir-akhir ini, apa karena masalah itu? Kuharap kamu segera sembuh dan sehat kembali. Ingatkah kamu aku pernah bertanya, “Kog kamu gak pernah sakit sih?” Dan dua hari kemudian justru kamu jatuh sakit… Aku tidak tahu, kenapa aku harus mencintaimu sedahsyat ini. Aku ingin berhenti, namun susah sekali. Ada apa dalam dirimu hingga aku tidak bisa melupakanmu? Apa yang kamu buat dengan hatiku? Mas, sesakit apapun kata-kata yang kamu beri, ternyata tidak cukup berhasil membuatku mundur dari mencintaimu. Cintaku memang pamrih, aku juga ingin dicintai kamu balik, tapi aku tahu kamu tidak.…

  • Uncategorized

    Dandelion – 168

    Sebuah nostalgia yang tak kan terlupa Tentang gadis bingung dan pengembara Berbagi cerita di penghujung senja Menunggu datangnya hujan Tiada kunjung datang hujan yang dinantikan Namun hari-hari semakin berarti Berteman butir waktu berpayung langit mendung Akhirnya yang tiba cinta Ternyata bukan tentang menanti dan menunggu Tetapi memang telah waktunya tuk bertemu Walau tak selalu berkahir bersama Mungkin nanti kan bertemu kembali Cinta bukan tentang menanti dan menunggu tetapi memang telah waktunya tuk bertemu Walau tak selalu berkahir bersama Mungkin nanti Sampai nanti Bertemu kembali Monita Tahalea

  • 30 hari menulis surat cinta

    9. Semua yang Ada di Kamu Aku Suka

    Aku suka membaca namamu muncul di notifikasi telepon masuk, dan mungkin tak akan kulihat lagi di handphoneku. Aku suka mendengarkan suaramu ketika memanggilku bu, dan mungkin panggilan itu kini sudah tidak berlaku lagi. Aku suka mendengar suara tawamu ketika puas membullyku, sungguh aku rela dibully hanya supaya mendengar lagi suara tawa renyah itu. Aku suka menjawab pertanyaan-pertanyaan kepomu, aku sedang apa, di mana, sama siapa, dan mungkin tidak akan lagi kamu tanyakan. Aku suka melihat ke dalam mata cokelatmu, mata sipit yang tidak pernah berhasil mengerling kepadaku, yang mungkin tidak akan pernah bisa kutemui lagi. Aku suka mendengar komplainmu ketika merasa tidak diprioritaskan, yang kini mungkin tidak akan kau minta…

  • 30 hari menulis surat cinta

    8. Happy Valentine, Chicco Jericko

    Selamat hari kasih sayang, Chicco Jericko.. Di hari penuh kasih sayang ini, surat ke-8 khusus kuberikan pada kamu yang juga spesial. Pria di layar kaca yang aku kagumi, aku ingini, aku doakan, menjadi jodohku. Selamat ya.. semakin hari kamu semakin bersinar. Tahun ini banyak film bagus yang kamu bintangi, aku ikut bangga sebagai calon jodohmu (uhuk!). Iya, kamu calon jodohku. Kenapa? Mimpiku terlalu dalam? Aku rela bermimpi terlalu dalam, aku rela tenggelam demi punya keyakinan bahwa kamu lah sebenarnya jodohku. Katie Holmes punya keberanian untuk memimpikan Tom Cruise jadi suaminya, and it’s happen.. Yah, walaupun pada akhirnya mereka berpisah, tapi mereka pernah menjalani hari-hari indah bersama dan membuahkan seorang gadis…

  • Uncategorized

    Dandelion – Breathe

    Terjatuh berdiri lalui setiap hari Sadari hidupku hanyalah hembusan nafas Awan gemawan melayang dan hilang Berlari tak henti rinduku tak bertepi selalu percaya meski tak melihat Lembut bisikan kasih-Mu selalu kudengar sampai teduh ke lubang sanubari Tenanglah jiwaku Sekalipun berjalan dalam lembah kekelaman aku tak’kan goyah sbab Engkau bersamaku Menuntunku selalu, menghiburku selalu terbang melintasi setiap musim dalam hidupku Menanti janji-Mu Menanti janji-Mu yang setia selalu Fajar pun merekah sadarkan jiwaku Tenanglah sepanjang masa Monita Tahalea

  • Uncategorized

    Dandelion – Saat Teduh

    Kurenungkan semua tanya Di hening malam tak berbintang Teringat seorang sahabat setia Dia selalu berkata aku beserta Suka dan duka kayuh bersama Tetaplah janjinya tuk bersamaku Lara pun pergi menjauh Sepiku bagaikan debu Hati pun tenang dekatmu kunyanyi slalu denting jiwaku senandungkan langkah bersamamu Larapun pergi menjauh sepiku bagaikan debu hati pun tenang dekatmu di setiap langkahku kan selalu percaya kau bersamaku, kau bersamaku selalu. Monita Tahalea

  • Uncategorized

    Dandelion – Memulai Kembali

    Matahari sudah di penghujung petang kulepas hari dan sebuah kisah tentang angan pilu yang dahulu melingkupiku sejak saat itu langit senja tak lagi sama Sebuah janji terbentang di langit biru Janji yang datang bersama pelangi angan-angan pilupun perlahan-lahan menghilang dan kabut sendupun berganti menjadi rindu Aku mencari Aku berjalan Aku menunggu Aku melangkah pergi Kau pun tak lagi kembali Dan ku kan memulai kembali Monita Tahalea