Uncategorized

Garnier Duo Clean for My Duo Life

diambil dari www.garnier.co.id

my duo life

Semua orang pasti punya duo life atau dua sisi kehidupan, atau mungkin lebih? Seperti aku juga, satu sisi aku sebagai perempuan bekerja, karyawan perusahaan yang harus bekerja 8 jam setiap harinya, di sisi lain aku adalah aktivis pecinta satwa yang ikut aktif menyuarakan hak-hak hewan di negeri yang belum menghargai makhluk hidup lain ini.

Di rumah aku punya sepuluh ekor anjing yang aku sayaaaaang banget. Ada Bebe, Gembul, Carla, Gentong, Junod, Itheng, BG, Barbara, Gendut, dan Bibi yang tergabung dalam gank #theanjings. Aku gak langsung punya 10 dalam waktu bersamaan sih, tapi bertahap. Anjing pertamaku si Bebe, Golden Retriever yang kini berusia hampir 6 tahun. Aku memeliharanya dari usia 3 bulan loh.

Bebe dan anggota #theanjings lainnya bukan sekedar hewan peliharaan bagiku, mereka kuanggap anak, the joy of my life, love of my life, my everything. Dari merekalah aku belajar berempati dengan makhluk hidup ciptaan Tuhan, bukan hanya manusia. Anjing yang dibilang najis bagi beberapa orang justru bagiku adalah malaikan berkaki empat yang mengajarkanku kasih sayang yang tulus seumur hidup.

sebagian #theanjings yang mau difoto

Berawal dari kecintaanku terhadap anjing, aku belajar banyak hal dan mengenal para pecinta satwa lainnya. Aku mulai aktif melakukan kampanye adopt don’t buy. Di Indonesia ini banyak anjing dibuang, ditelantarkan, disiksa setiap harinya. Bukan hanya anjing kampung, tapi juga anjing ras yang harganya mahal. Aku juga aktif bergabung dalam aktivitas rescue, apa itu? Menolong anjing-anjing terlantar atau anjing-anjing yang disiksa ownernya untuk mendapatkan kehidupan baru yang lebih baik.

Aku melakukan aktivitasku sebagai pecinta satwa dan ibu dari sepuluh ekor anjing di sela kesibukanku sebagai pekerja kantoran. Hari Senin sampai Sabtu aku harus bekerja dari jam 10.00 – 18.00. Di hari Minggu aku bisa menghabiskan waktu dengan anjing-anjingku di rumah, mandiin mereka, ngajak berenang, atau sekedar jalan-jalan untuk menyalurkan energi mereka.

My Princess Gembul. Anak bungsu kesayangan.

Kadang aku dilema menghadapi duo lifeku ini. Aku merasa waktuku habis untuk bekerja, 8 jam 6 hari. Otomatis waktu untuk bermain bersama anjing-anjingku jadi berkurang. Tapi jika aku memilih tidak bekerja dan di rumah menemani #theanjings sepanjang hari, nanti gimana caranya mencukupi kehidupan mereka? Karena kesibukanku bekerja juga, aku jadi tidak bisa terjun langsung melakukan penyelamatan satwa seperti dulu saat belum bekerja full time. Alhasil, aku membantu satwa terlantar dengan menjadi OTA (Orang Tua Asuh) dari hasil gajiku bekerja. Cukup adil kan?

Bisa dibayangkan kan kesibukanku setiap harinya? Aku harus bangun lebih pagi dan tidur lebih malam karena harus mengurus 10 ekor anjing. Pagi bangun tidur, aku harus masak dan menyiapkan sarapan buat #theanjings sebelum kutinggal bekerja seharian. Pulang kerja aku juga harus take care anjingku dulu sebelum bisa istirahat, mandi, dan tidur.

Me with Carla di ulang tahunnya yang ke-5.

Bersyukur aku punya adik dan pacar yang juga mencintai anjing, sehingga mereka bisa membantuku merawat #theanjings saat aku lagi kerepotan, hehehe…

Sudah kebayang kan betapa serunya my duo life? Aku seringnya jadi gak sempet perawatan, gak sempet pake skincare, padahal setiap ngantor aku pake make up. Butuh pembersih yang praktis, gak rempong, tapi bisa pol membersihkan sekaligus menutrisi. Dan akhirnya aku menemukan Garnier Duo Clean ini. Kebetulan dari remaja aku lebih suka pembersih muka yang berbentuk foam, lebih seger aja, kalo cleansing terlalu ribet cin… males.

Awalnya aku ragu mau beli apa gak, tertarik banget sih sama konsepnya yang duo itu, tapi kog semua whitening? Berdasarkan pengalaman, wajahku selalu bermasalah dengan produk yang ada whiteningnya. Tapi karena penasaran tetep aja beli, gak puas kalo belum dicoba dan dibuktikan. Dan ternyata seminggu ini kulitku baik-baik saja setelah rutin pake Garnier Duo Clean, Asik!

sampe isinya pun item putih loh
muka sebelum cuci muka pake garnier duo clean foam

Aku pilih Garnier Duo Clean yang Hitam Putih karena keren warnanya. Norak banget ya alasanku? Hahahaha.. Bukan cuma karena itu lah. Kebetulan aku memang punya pori-pori besar di daerah deket hidung, makanya aku pilih yang whitening + pore minimizing.

Yang aku suka lagi, gak cuma kemasannya yang hitam putih, isi dalam tubenya juga, lucu.. konsisten banget ini, jadi beneran Garnier Duo Clean ini dibuat dari dua unsur utama, beras hitam dan beras putih. Foamnya lembut ketika diusap ke mukaku, ada sensasi seger. Harumnya maskulin tapi soft, gak terlalu nyolok, pas pokoknya, aku suka.

foamnya lembutttt
berasa segernya setelah cuci muka pake garnier duo foam

Aku lebih suka facial foam yang efeknya keset ke muka daripada yang licin-licin aneh gitu. Efek keset itu bikin aku yakin kalo mukaku bener-bener sudah bersih, lebih manteb aja. Dan sukanya lagi, walau keset, tapi gak bikin kering, gak ada tuh rasa muka ketarik, yang ada justru sensasi seger dan bersih, fresh.

Rasanya aku jatuh cinta sama Garnier Duo Clean ini, dan jadi kepengen nyobain dua seri yang lainnya. Hihihi… Garnier Duo Clean ini bukan hanya sekedar membersihkan, tapi juga menutrisi, itu yang paling penting. Jadi walau aku jarang melakukan perawatan karena terlalu disibukkan dengan duo lifeku, tapi aku tetep bisa kasih nutrisi buat kulitku berkat garnier duo clean. Garnier Duo Clean beneran sukses menyeimbangkan duo lifeku.

Ohya, tulisan ini kubuat dalam rangka ikutan Garnier Blogging Contest. Kalian juga bisa ikutan dengan klik banner di bawah ini yaa..

Sayangi diriku dengan Garnier Duo Clean.

ANG

A born leader and unique thinker, view the world differently and enjoy time alone to recharge.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *