Hai,
Sepertinya 60 hari adalah waktu yang cukup panjang untuk kuhabiskan meratapi kehilangan seseorang yang kusayang. Dan semesta tidak mengizinkanku bersedih lebih lama lagi. Sudah saatnya aku berdiri lagi dengan sisa- sisa tenaga yang kuhabisi untuk menangisi seseorang. Mamang.
Hai,
Hari-hariku sudah mulai normal lagi. Tidak ada lagi pagi2 menyedihkan, di mana aku terlalu takut membuka mata dan menyadari bahwa kehilangan mamang adalah hal nyata. Tidak ada lagi ketakutan berangkat kerja, hati yang sesak mengingat kebersaman berangkat kerja, melewati jalan-jalan yang dulu dilewati berdua hampir setiap hari. Aku sudah melewati jalur rumah – gentan – laweyan hingga palur dengan semangat lagi.
Aku belajar menerima kenyataan bahwa aku memang telah kehilangan mamang dan tidak mungkin bisa kembali bersamanya lagi. Aku sudah berjuang mati-matian untuk tetap menempatkan diriku di hatinya namun sepertinya memang sudah tidak ada tempat lagi untukku. Mamangku sudah benar-benar pergi. Dan dia yang tadi siang sempat kujumpai memang sudah bukan mamangku lagi. Tuhan, aku belajar menerima ini dengan lapang hati.
Terima kasih semesta. Konspirasimu sukses membuatku bangkit kembali. Terima kasih kau datangkan makhluk2 terbaiq ke hidupku dengan misi membuatku sadar bahwa aku tidak sendiri menghadapi ini semua, tidak pernah sendiri.
Terima kasih Tuhan Yesus. Memang aku harus dibuat jatuh tertimpa tangga, masuk jurang dan ketemu buaya. Kalo gak diginiin biasanya aku ngeyel dan butuh waktu lama buat bikin aku sadar, ya kan Tuhan?
Terima kasih dek avie, ibu, bapak and theanjings. Supporter paling setia sepanjang masa. Terima kasih untuk selalu memberikan kepercayaan dan membuatku belajar arti konsekuensi.
Untuk tukang becak Cikarang, Sarjuku. Terima kasih sudah menemaniku melewati masa-masa paling gelap dan menyedihkan. Terima kasih untuk telinga yang selalu mendengar keluh kesahku yang berulang-ulang setiap hari. Terima kasih untuk teguranmu yang selalu nusuk si hati tapi bener semua. Itulah gunanya teman ya ju, memperbaiki jika aku berbuat salah bukan hanya menghakimi. I do love you Ju. Lancar buat pernikahanmu.
Kepada sepupu, Kimberly. Office partner paling cerdas kesayangan direktur. Gak salah kamu jadi master of complain. Rumus2 cinta dan kehidupanmu valid. Dan kita berhasil membuktikan bahwa cerdas bukan hanya butuh otak, tapi juga mental dan hati. Tetaplah bersinar, karirmu masih panjang dan akan selalu gemilang. Dan jodohmu pasti Yuyud. 😜
Untuk direktur terbaiq. Kamu selalu punya cara ya untuk membuatku bangkit dan semakin cinta rosin. Terima kasih untuk dialog dan wejanganmu yang sukses bikin aku bangkit lagi. Kamu paling tahu aku gak bisa menolak tantangan. You got it, Dimz. Aku pasti selalu ingat, marketku akan makin luas. I’ll prove it to you that I CAN! Project 3 bulan kita bakal sukses. Thank for caring of me from afar my boss, my bestfriend, my big bro. I love you!
Kantor pusat. Maaf ya selalu menjadikanmu tameng. Aku belajar banyak hal dari kisah kita. Karena pada akhirnya damai adalah hal paling indah yang bisa kita upayakan. Dan diam memang emas. Semoga persaudaraan kita berlangsung sampai kita tua. Tapi tetep jangan nikah dulu sebelum aku punya pasangan yak, nanti temen jagongku siapa? Hahahaha… sukses dengan pekerjaan barumu, tekuni dan jadilah hebat.
The last but for special one. Buat kamu yang kukagumi sejak dari dulu. Gak pernah nyangka bahwa kita bisa dekat justru setelah aku harus jungkir balik dengan masalah ini. Yah, Tuhan selalu punya cara, kekuatan perantara kalo katamu. Terima kasih ya untuk doa yang kamu ajarkan mas, membuatku tenang setiap bangun pagi, ketakutan dan kesesakan itu hilang. Terima kasih untuk pesan-pesan singkat yang kamu kirimkan dan membuatku kuat. Terima kasih untuk setiap cerita, nasehat, dan caramu memandang hidup ini yang membuatku jatuh hati. Tetaplah di sana mas. Aku ingin kita tetap berjarak, biarkan aku mengagumimu dari kejauhan, itu lebih aman.
Huft.
Ternyata kembali sendirian tanpa pasangan tidak semenakutkan yang kubayangkan. Mungkin sudah tidak ada lagi orang yang kupanggil “yang, tapi Tuhan kirimkan orang2 yang bisa benar2 memberikanku rasa sayang.
Selamat tinggal mamang, semoga kamu lebih bahagia tanpa aku.
Aku mencari
Aku berjalan
Aku menunggu
Aku melangkah pergi
Kau pun tak lagi kembali
Dan ku kan memulai kembali
ANG


