Kalau kamu udah lama kenal aku, atau ngikutin blog & media sosialku, pasti tau banget kalau aku tuh jarang banget ngomongin politik, cenderung apatis malah sama pemerintah. Media sosial buatku mostly tempat buat curhat receh, life update ringan, atau sekadar berbagi hal-hal fun yang kualami sehari-hari. Karena jujur, aku merasa politik bukan ekspertiseku. Kadang juga capek lihat timeline yang isinya debat kusir soal siapa yang benar, siapa yang salah. Tapi, sejak malam demo 28 Agustus kemarin, hatiku rasanya terlalu marah untuk tetap diam. Seorang anak yang sama sekali gak bersalah harus kehilangan nyawanya sia-sia, dengan cara yang gak manusiawi. Dan ini bukan sekadar headline berita yang bisa kita skip lalu…


