Ada fase sebelum tahun baru yang selalu terasa lebih sunyi, tapi juga lebih jujur. Tiga hari terakhir bukan cuma soal menghitung mundur pergantian angka, tapi tentang hati yang mulai lelah membawa terlalu banyak cerita. Di titik ini, aku merasa manusia memang butuh pause. Bukan untuk menyerah, tapi untuk membereskan. Karena sejauh apa pun kita melangkah ke 2026, kalau isi hati masih penuh sisa 2025, langkah itu akan selalu terasa berat. Maka sebelum resolusi ditulis dan mimpi baru disusun, ada lima hal yang menurutku perlu dibereskan pelan-pelan. 1. Memaafkan: Melepaskan Beban yang Diam-Diam Mengikat Memaafkan adalah pekerjaan batin yang sering kali tidak kelihatan hasilnya secara instan. Kita terbiasa mengira memaafkan berarti…


