Waktu SD, di pelajaran PPKn selalu diajarkan untuk tidak membeda-bedakan teman, kita semua sama, semua teman.
Saat SMP, media mengeCAP Agnes Monica sombong karena dia selalu bilang kalo harus memilih teman. Teman itu harus difilter.
Waktu ABG saya galau, antara mengikuti petuah sang idola untuk memfilter teman atau berlomba-lomba punya teman sebanyak-banyaknya demi eksistensi.
Dan semakin ke sini, semakin saya besar dengan segala masalah hidup yang semakin berat pula. Akhirnya saya sadar dan mengerti betul apa arti petuah Agnes Monica tersebut. Ya, kita memang perlu untuk memilih-milih teman. Bukan karena sombong, tapi demi kenyamanan hidup, tentunya, seiring bertambahnya usia saya lebih memilih kenyamanan hidup daripada sekedar eksistensi.
Yang dimaksud memilih-milih teman di sini bukan dengan parameter norak seperti kekayaan, kepintaran, ketenaran, atau hal-hal gak penting lainnya. Tapi pilihlah teman yang benar-benar tulus berteman denganmu, yang membuatmu nyaman, yang bisa saling mengisi, saling menopang, saling membangun untuk kebaikan, dan yang paling penting teman yang tidak menyakiti dengan sengaja, demi kepentingan pribadinya.
Semakin dewasa tentunya kehidupan kita akan semakin kompleks, jadi gak perlu kita memperumit hidup kita dengan punya banyak teman yang malah bikin ribet. Bagi saya, lebih baik punya sedikit teman dengan kualitas pertemanan yang luar biasa tulus, daripada punya seribu teman tapi 70%nya tidak tulus sama kita.
Kenapa saya ngomong kaya gini? Karena saya sudah membuktikannya. Saya pernah mengalami mempunyai begitu banyak teman, terlalu banyak malahan. Saya pernah disakiti oleh seorang teman, dengan sengaja, tanpa merasa bersalah, bukankan itu sangat mneyakitkan? Tapi saya bersyukur, ketika mendapatkan masalah dan rasa sakit, justru itu cara Tuhan untuk menunjukkan yang mana yang benar-benar bisa saya jadikan teman. Dan saya cukup beruntung karena juga punya teman-teman baik, seperti layaknya saudara, yang dengan tulus menyayangi saya.
Dunia ini sudah rumit, jangan rusak indah hidupmu dengan berteman dengan orang yang salah.
Selamat berteman.
Ang_


