Curhat,  Pets

Mengatasi Anjing Pilek

Saya baru tahu kalo ternyata anjing juga bisa pilek seperti manusia. Jadi bukan hanya ada istilah ‘anak ingusan‘ tapi juga ‘anjing ingusan‘.

Seminggu yang lalu saya baru menyadari kalau Bebe ternyata pilek. Gejala awalnya dia lemes, tidur terus, mungkin rasanya sama kaya kita kalo lagi mau flu itu ya. Kepala pening, hidung berair, gak enak banget pastinya. Cairan di hidungnya juga jadi lebih banyak, masih bening dan cair sih. Saat itu saya belum terlalu ngeh, ya karena itu tadi, saya gak tahu kalo ternyata anjing bisa pilek. Setelah itu, dia mulai terganggu pernafasannya, kaya beriak gitu, ada cairan yang menyumbat saluran di hidungnya. Dan gejala yang terakhir, yang bener-bener kelihatan, Bebe ingusan. Yaa.. hidung Bebe mengeluarkan ingus, lendir, yah.. kaya anak balita yang lagi pilek itu…

Saya panik dong, kasihan, sampai lehernya saya kalungin kain, biar tiap keluar ingus bisa langsung saya lap, hehehe… Tapi untungnya, walau Bebe pilek, tapi nafsu makannya tetap normal, tetep rakus, itu mungkin yang membuat dia tetep bagus daya tahannya, gak loyo, tetep ceria lari-lari walo ingus muncrat sana sini. Hahahaha…

Sebenernya saya gak mau ngasih obat, tapi ingusnya gak habis-habis rupanya. Ya sudah.. terpaksa menghubungi dokter langganan.

Ternyata anjing yang pilek bisa diberi obat pilek untuk manusia. Asalkan obat itu tidak mengandung parasetamol dan acetaminophen. Dokter Navita menyarankan ‘Nalgestan’, diminumkan 2 kali sehari dengan dosis 1-2 tab untuk sekali pemberian (tergantung besar anjingnya).

Nalgestan ini emang khusus buat nyembuhin pilek yang beringus gitu. Untuk tahu info lebih lengkap tentang obat ini beserta harga bisa di lihat di sini.

Ang_

A born leader and unique thinker, view the world differently and enjoy time alone to recharge.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *