“Everything happen for a reason” – even for such a thing called love.
Kepada lelaki bertubuh tegap yang menyayangiku,
Selama ini aku hanya menyuratimu dalam bahasa rancu dan tersirat, ya dulu aku masih takut dan ragu karena tidak tahu bagaimana perasaanmu padaku. Ah ini memang norak, tapi kamu tahu aku bisa lebih lugas menyuarakan hatiku lewat bahasa tulisan. Katamu wanita memang sulit dimengerti kan? Seperti diskusi kita soal pelukan malam itu, aku sendiri bingung bagaimana sebenarnya yang kuinginkan, hingga aku sadar pelukanmu adalah candu yang membuatku merasa aman dan nyaman.
Sudah beberapa hari aku tidak sempat menulis di blog ini. Aku terlalu sibuk, sibuk menyayangimu, ahahaha.. ini semacam serangan mas. Dan aku rindu menulis yang lebih panjang untukmu dari sekedar bbm selamat pagi atau aku rindu kamu. Kali ini aku tidak ingin menulis dengan bahasa mendayu-dayu, aku hanya ingin mengutarakan alasan-alasanku mencintai kamu. Karena menunggumu dari Desember 2015 mungkin tidak cukup jadi alasan betapa aku sayang kamu.
Walau tulisanku kali ini kurang romantis, aku masih sebut ini surat cinta. Kamu juga harus menganggap begitu ya mas. Titik. :p
Sebenarnya ada 2 hal yang ingin aku sampaikan.
Pertama, aku sayang kamu (formalitas dalam bersurat cinta kan?).
Kedua, ini alasannya:
- Karena kamu menjadikanku wanita yang lebih baik hari demi hari. Menjadikanku kuat dan semakin dekat dengan Tuhan.
- Karena kamu membuatku terlihat lebih cantik dan lebih langsing dari sebenarnya. Kamu camera person kesayangan.
- Karena kamu selalu bisa membuatku tenang, dan mengajarkan bagaimana bersyukur dan selalu berbahagia, mengingatkanku untuk gak bersikap recehan.
- Karena kamu selalu mencariku ketika aku lama gak bales bbm’mu
- Karena kamu selalu mengkhawatirkanku saat aku mulai mengeluh sakit atau cuma pasang emot sedih, ah kamu manis sekali mas.
- Karena kamu justru senang ketika aku manja sama kamu
- Karena kamu punya mimpi besar untuk membangun keluarga kecil kita yang berkenan kepada Allah
- Karena kamu pintar dan cerdas walaupun lemah dan selalu kalah melawan serangan rindu dan rayuanku, hahahaha
- Karena bahumu sangat nyaman untuk dipeluk dari belakang, sering-sering motoran aja ya kita mas biar aku bisa sering-sering meluk kamu
- Karena kamu suka usap-usap kepalaku
- Karena kamu bekerja dan berkarya penuh semangat untuk biaya anak-anak dan rumah masa depan kita
- Karena kamu memiliki wangi yang super sexy walaupun sedang berkeringat sekalipun
- Karena leluconmu selalu cerdas tapi lucu dan karena itulah aku tertawa
- Karena hanya dengan mendengar suaramu dan cerita singkatmu letihku hilang seketika
- Karena dibalik kebaperanmu, kekepoanmu, ada hati yang bertekad membahagiakanku
- Karena kamu selalu saja berhasil membuatku merindukanmu
- Karena sampai sekarang aku tidak bisa mencari alasan untuk tidak menyayangimu setiap harinya
- Karena aku yakin masih banyak alasan lagi yang belum terpikirkan dan tidak akan pernah habis untuk dipikirkan


