Curhat

Akhirnya JOMBLO

Menjabat gelar jomblo setelah 9 tahun mengarungi prahara perpacaran adalah hal yang luar biasa. Dulu setiap berantem sama pacar, walau udah senyesek apapun tetep aja balikan, baikan, baikan.. Rasanya kog takut banget jadi jomblo, takut sendirian lah, takut kesepian lah, dan takut-takut gak penting lainnya yang sebenernya cuma ada di pikiran aja.

Selama itu aku menyimpan semuanya, masalah seberat apapun, sakit hati sesakit apapun, selalu aku pendam sendiri. Aku terlalu malu menceritakannya pada orang lain, karena ini pilihanku, aku tidak mendengarkan nasehat orang-orang terdekat dan tetap membela dia. Aku tidak bisa mengadu, sampai kusadari bahwa uban di rambut yang makin banyak ini bukan stress dengan pekerjaanku, ya ampun, aku tidak menikmati hubungan 9 tahun ini. kebahagiaanku semu.

Dulu kukira aku adalah perempuan paling bahagia dengan pria yang menyayangiku dengan luar biasa. Ternyata semua itu hanya pura-pura, dan dilakukannya pada semua wanita. Atau aku yang terlalu percaya diri, ataukah ah entahlah… Aku hanya berputar di situ-situ saja…

Sampai akhirnya aku mempunya keberanian untuk keluar dari zona nyaman yang sebenernya gak nyaman itu. (Thanks to everyone yang membuka hatiku bahwa dia gak baik dan mengajariku untuk berani move on, termasuk kamu hei tukang tikung yang merasa dirinya jadi tukang sampah).

Udah lah yaa.. terlalu panjang kalau harus kuceritakan dari awal sampai akhir. SEMBILAN TAUN COI. Kalo kata Anap dan Alif, seharusnya aku udah lunas KPR sama kredit mobil. Kalo kata Fufu, anakku harusnya udah SD, “Mantan sama gebetanku udah banyak, kamu masih galau sama cowo payah itu mulu” Fufu said.

Quote Ajier lebih brengsek lagi, “9 tahun pacaran tanpa progress apapun itu sudah jawaban kalo kalian gak jodoh Ang, yang kamu lakukan harusnya bersyukur bisa putus sekarang” Asuuu… bener banget omonganmu Jier, gak salah kamu pinter bikin puisi.

Ok, aku memang terlalu bodoh 9 tahun ini teman-teman. Puas kalian menghina-dina diriku? Terima kasih supportnya yaa, tanpa kalian aku tidak akan pernah punya keberanian sebesar ini untuk menghadapi kenyataan dan melanjutkan hidup. Karena dulu kukira aku hanya punya dia, terlalu tergantung padanya. Dan ketika aku membuka mata, ada kalian, teman-temanku yang terlalu banyak berkonspirasi mendukung dan membahagiakanku, menghidupkanku kembali setelah 9 tahun mati suri, menjadi Angga yang bukan Angga.

Rasanya kaya keluar penjara. Ya Tuhan terima kasih aku sudah dibebaskan. Haleluya!

Kebebasan ini memang harus kurayakan. Ini hadiah ulang tahun terindah dari Tuhan.

Buat kalian yang punya pacar dan tiap hari tersakiti, PUTUS, jangan takut jomblo, jangan nunggu 9 tahun baru berani putus kaya aku ya, rugi, wasted your time.

Jadi jomblo itu menyenangkan. Bukan berarti sendiri. Aku ternyata punya banyak teman yang dengan senang hati ngajak maen ke sana kemari. Ya Allah 9 tahun ngapain aja aku cuma sama dia-dia aja. Hidupku kini warna warni, menjelajah tempat baru, bertemu teman baru yang lucu-lucu, bahkan teman lama yang dulu bahkan untuk bertemu saja tidak pernah kuprioritaskan.

Dan buat yang kepo mulu sama statusku. Aku sekarang sendiri teman-teman. Aku masih sayang untuk melepas gelar ini, biarlah sebentar kunikmati dulu. Biarkan aku bahagia dengan kebebasanku sekarang. 9 tahun komitmen itu melelahkan tau, harus diikuti kemana pun pergi, harus izin itu ini.

Dan kamu kalo mengira aku sama masku Cikarang yang ganteng itu, yang baik dan lucu itu, yang gantengnya ngalahin artis Korea kalo kata mamida, hehehe… Aku kan sudah bilang kalo kami hanya berteman, kalo kamu tetap gak percaya juga gak papa, kuanggap sebagai doa. Semoga memang dialah jodohnya Angga.

Semangat Mblo, jangan lupa bahagia. 😉

ANG

A born leader and unique thinker, view the world differently and enjoy time alone to recharge.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *