Curhat

1. Untuk Sarju yang Selalu Membuatku Merasa Rindu

Selamat pagi Sarjuku…

Kalimat itu yang selalu kau tuliskan setiap pagi di BBM. Kalimat yang selalu aku tunggu, membuatku tersenyum dan semakin merindukanmu.

Ju, aku tidak pernah membayangkan akan bertemu dan mengenalmu di perjalanan hidupku. Semudah ini kita dekat dan bersahabat, ah.. lebih.. kita bersaudara, aku anak mamahmu no tujuh.

Persamaan kisah hidup kita mungkin yang membuat kita bisa saling mengisi hingga hari ini. Seperti katamu, kita bukan lagi sebelas dua belas, kita memang benar-benar senasib, kembar identik. Dan baru kali ini aku menemukan sahabat lelaki yang bisa benar-benar mengerti, yang membuatku tidak malu, tidak sungkan, tidak takut untuk mengisahkan apapun yang kualami, yang kurasakan.

Kamu selalu bisa mengubah identitas sesuai kebutuhanku. Terkadang kamu bisa jadi sahabat gila-gilaan yang bahkan bisa bikin aku tertawa terpingkal-pingkal hingga terbawa tidur. Kamu juga bisa jadi kakak yang mengkhawatirkanku ketika tau aku masih berkeliaran di jalan Solo-Jogja jam 3 pagi. Kamupun bisa jadi kekasih yang dengan panggilan-panggilan sayangmu yang lebay itu, membuatku merasa punya pacar beneran saat memang lagi pengen manja-manjaan. Ah.. persahabatan kita terlalu menyenangkan!

Bagaimana kita tidak pernah kehabisan bahan saat di telepon. Selalu saja ada cerita seru, kebodohan-kebodohan masa muda yang kita tertawakan bersama. Perjalanan Palur-Solo tidak pernah terasa membosankan jika ditemani telponmu. Aku tak peduli dipandang aneh oleh orang-orang di Lampu Merah karena tertawa sendirian di mobil, karena kamu, aku bahagia.

Janjimu menemaniku menyanyi dan menari di sepanjang Slamet Riyadi belum kau penuhi, aku masih menanti itu terjadi. Juga janji-janjimu yang lain, touring ke Malang dan Cikarang bersama Kiamat ya Ju…

Terima kasih Sarju untuk persahabatan ini. Untuk kekuatan Superman yang kamu transfer ke aku sehingga aku bisa bakoh dan berubah jadi Power Ranger Pink. Yeah, I’m Kimberly Ju, hahahahaha…

Terima kasih Sarju sudah datang dengan senyuman tulus itu, tertawamu yang sarat kebahagiaan. Terima kasih untuk hati yang tulus, telinga yang selalu mendengarkan ceritaku, mulut yang tak hentinya memberi nasehat dan menguatkanku, tangan yang merangkul dan mengambil foto2 bagus itu.

Aku sayang kamu Sarjuku.

dari anak mamah Rus no. 7
ANG

A born leader and unique thinker, view the world differently and enjoy time alone to recharge.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *