Uncategorized

Balasan Cinta Darimu

Rasanya satu tahun bukanlah lama jika pada akhirnya aku menemukanmu. Rasanya lukaku tidak terlalu sakit jika pada akhirnya kamu yang menjadi penyembuh hatiku. Dan memilikimu dan dimiliki kamu adalah berkat luar biasa dari Tuhan yang sebelumnya untuk membayangkannya saja aku tidak berani. Bagiku kamu terlalu indah, terlalu jauh, dan terlalu tidak mungkin untuk kuraih. Aku yang selama ini hanya berani mengagumimu dari kejauhan, kini menjadi wanita paling bahagia di dunia ini. Cintaku berbalas, dibalas kamu, laki-laki hebat.

Tepat hari ini aku berhasil menyelesaikan novenaku. Tuhan baik mas, tidak membutuhkan waktu lama untuk Dia menjawabnya. Terima kasih untuk surat balasan ini. Aku mencintaimu kemarin, hari ini, besok, sampai sepanjang usia kita.
————————————————————————————————————————–
Mba… maaf sepertinya diundur besok ya ambil cookiesnya
kataku, sepertinya saat itu aku masih membutuhkan sebuah alibi untuk buying
time. Entah kenapa tiba-tiba pada satu titik ini semuanya merasa menjadi aneh,
baiklah bertemu saja toh tidak ada masalah, lantas kenapa gagap menghinggap
begitu cepat, mungkinkah sebuah pertemuan antara penggemar dengan seorang pujaan hati tidak akan terjadi? ingat tentang teori hukum kekelan energi dek? Ya
begitulah energi yang kamu ciptakan sejak setahun lalu sepertinya mulai kembali
padamu.
Saya di sisi timur, kataku saat itu, cuaca panas yang
tiba2 hujan seperti membaperkan suasana psikologis hari itu, aku tidak ingat
tanggalnya, yang aku ingat saat itu hari selasa, karena seperti biasa setiap
malam selasa aku menjalankan rutinitas puasa sejak adzan Maghrib hingga adzan Uzur
tiba.
Halo mbak, senang bertemu kamu, well where are the
cookies?
Ya.. cukup 4 jam saja pertemuan pada hari itu, banyak hal
yang kita ungkapkan selama 4 jam pertemuan itu. Namun, semuanya masih terasa
kaku, tidak ada rasa bahagia berlebihan. Hanya namun muncul sebuah keinginan
untuk bisa meet up kembali. Pertemuan berikutnya yang berbicara tentang keheranan,
keanehan, ketakjuban akan sebuah fenomena hati masing-masing. Karena ternyata banyak
irisan pengalaman masa lalu yang bersinggungan secara besar dan kasat mata.
Oiya bicara ketakjuban dan rasa syukur, ada point penting
bagiku yang membuatku untuk hening beberapa saat. Hening adalah diam,
membiarkan Tuhan dan semesta masuk lebih dalam ke pikiran dan hati untuk
memberikan porsi logika lebih besar daripada emosi.
Kamu ingat dek saat kuingatkan bahwa segala kegagumanmu
soal diriku mungkin hanya ilusi?
Kamu kembali aku ingatkan bahwa ada bagian terkelam dalam
hidupku dek, kelam secara norma sosial dan agama tho.
Bahkan aku mengingatkan bahwa satiran tentang diriku itu
adalah baik untuk kamu cerna dan benar adanya.
Kamu ingat tho bahwa aku pernah berkata bahwa aku pernah
menjadi seorang baj*ngan? Atau mereka para penjaga moral menyebutnya dengan
kata cele*g
Dek, aku pernah menulis ketika manusia sangat bahagia,
sangat marah, sangat senang akan kehilangan kewaspadaannya tho dek.
Dek, tentunya kamu masih ingat jelas ketika aku berkata
bahwa hidupku sudah terlalu bising mengenai moralitas, bahkan aku meminta untuk
kamu mendengar kanan kiri mengenai aku.
.
.
Sudah mas? Ada lagi yang ingin kamu sampaikan? Tanyamu…
.
.
Mas… aku sudah tahu semua mengenai itu, foto-foto kamu
yang bertebaran di media social sudah aku lihat semuanya lho mas… dan aku? aku
tidak sedikitpun mundur mas.
Mas.. kamu masuk ke dalam hidupku pertama kalinya dengan
doa pembawa damai, kamu mengenalkanku bagaimana cara berdamai dengan diri
sendiri, kamu mengenalkan cara berpuasa, kamu mengajarkan aku berdoa… aku
melihat pertobatan dan rasa menyesal mendalam pada dirimu mas.
.
Mas… karena bagiku yang terpenting adalah hari esok, DAN
SATU HAL biarlah aku jadi pembawa damai bagi masa lalumu, aku berharap semua
yang pernah singgah dalam hidupmu bisa berdamai dengan dirinya sendiri walau
sudah tidak bersama lagi, ya… semua demi anak-anak kamu.
.
Mas… aku mengidolakan mu secara utuh mas… ingat itu ya…
.
.
.
.
Dek,
kali ini aku, aku yang berkata bahwa aku sungguh
mengidolakan kamu, sungguh aku sangat bersyukur… ingat ya dek, bukan soal bibir
seksi dan parasmu, aku jatuh cinta dengan HATImu… ya dengan HATImu
Kamu adalah pribadi otentik ( yang katamu antithesis
perempuan jawa ) yang menelikung sebuah perjalan spiritualitas modern selama
ini yang cenderung absolutisasi “ego” ( aku ) atau peleburan/pencairan pada diri
sendiri. Ego agar aku diberikan excuse saat jatuh, terutama kepada mereka yang
sudah aku sakiti. Ego tentang sebuah pengakuan “ya aku bersalah tanpa” kata
“tapi”
Aku juga meyakini bahwa manusia terdiri dari Roh, Jiwa
dan Tubuh. Tubuh adalah bagian terlemah dalam hal emosi hedonism, cinta dan
pengakuan diri. Kamu hadir seperti akases untuk pengendalian diri agar aku
fokus pada hal baik yang kamu idolakan dalam diriku selama ini.
Pada akhirnya, izinkan mas memasukkan kamu dalam sebuah
fragmen kehidupan. Sebuah karya besar menjadi pembawa damai di sekitar kita,
sambil terus saling mengingatkan bahwa jangan sampai hubungan kita meninggalkan
luka baru atau luka lebih dalam lagi bagi orang-orang di sekitar kita, terutama
mereka yang kita cintai.
.
.
Dek,
Tetap hening, fokus pada apa yang kita cita-citakan dan
bicaralah di saat yang tepat karena kita …..
.

Berkah dalem

A born leader and unique thinker, view the world differently and enjoy time alone to recharge.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *