Suatu hari nanti, kamu akan pulang ke rumah selepas kerja
dan disambut dengan tangisan anakmu. Pada saat itu kamu sungguh letih karena
pekerjaanmu dan kamu hanya ingin cepat-cepat mandi dan beristirahat, bukannya
harus berhadapan dengan gadis kecil yang menangis karena ingin dibacakan
dongeng sebelum tidur. Jadilah ayah yang baik dan bawalah ia ke kamarnya,
bacakan ia cerita sembari aku menyiapkan air hangat untukmu mandi dan susu untuk
si gadis kecil.
dan disambut dengan tangisan anakmu. Pada saat itu kamu sungguh letih karena
pekerjaanmu dan kamu hanya ingin cepat-cepat mandi dan beristirahat, bukannya
harus berhadapan dengan gadis kecil yang menangis karena ingin dibacakan
dongeng sebelum tidur. Jadilah ayah yang baik dan bawalah ia ke kamarnya,
bacakan ia cerita sembari aku menyiapkan air hangat untukmu mandi dan susu untuk
si gadis kecil.
Suatu hari nanti, anak lelakimu akan bertambah usianya. Ia
mulai senang berlarian di sekitar rumah. Ia juga akan sering menggelayutimu,
meminta perhatianmu. Jadilah anak yang baik dan timanglah anakmu. Ajarkan ia
bermain bola, mewarnai, atau bersepeda. Sayangilah ia, agar gelak tawanya tak
berhenti menghangatkan dada kita.
mulai senang berlarian di sekitar rumah. Ia juga akan sering menggelayutimu,
meminta perhatianmu. Jadilah anak yang baik dan timanglah anakmu. Ajarkan ia
bermain bola, mewarnai, atau bersepeda. Sayangilah ia, agar gelak tawanya tak
berhenti menghangatkan dada kita.
Suatu hari nanti, anak perempuanmu pun akan bertambah usia.
Pikirannya berkembang dan diisi oleh khayalan-khayalan anak-anak. Jadilah ayah
yang baik dan temani ia bermain dengan bonekanya, atau sekedar duduk membacakan
buku dongengnya. Biarkan ia berkreativitas dan tetaplah di sampingnya, bertepuk
tangan untuk gambar-gambar atau cerita-cerita imajinasinya. Buatlah dirimu
menjadi lelaki pertama yang dijatuhi cintanya.
Pikirannya berkembang dan diisi oleh khayalan-khayalan anak-anak. Jadilah ayah
yang baik dan temani ia bermain dengan bonekanya, atau sekedar duduk membacakan
buku dongengnya. Biarkan ia berkreativitas dan tetaplah di sampingnya, bertepuk
tangan untuk gambar-gambar atau cerita-cerita imajinasinya. Buatlah dirimu
menjadi lelaki pertama yang dijatuhi cintanya.
Anak-anakmu akan beranjak dewasa. Mereka mulai sibuk,
mempunyai pemikiran-pemikiran baru dan mungkin satu dua kali menentang dan
memberontak hingga membuatmu gusar. Jadilah ayah yang baik dan dengarkan mereka
dengan sabar. Sisipkan satu demi satu pelajaran, dan berilah mereka pengertian.
Kasihilah mereka tanpa membuat mereka kehilangan rasa segan.
mempunyai pemikiran-pemikiran baru dan mungkin satu dua kali menentang dan
memberontak hingga membuatmu gusar. Jadilah ayah yang baik dan dengarkan mereka
dengan sabar. Sisipkan satu demi satu pelajaran, dan berilah mereka pengertian.
Kasihilah mereka tanpa membuat mereka kehilangan rasa segan.
Suatu hari nanti, anak-anakmu mulai menentukan jalan
hidupnya sendiri. Mereka memiliki mimpi dan cita-citanya masing-masing yang
ingin mereka raih. Jadilah ayah yang baik dan tuntun mereka dalam menggapainya.
Berikan mereka motivasi dan dukungan dengan segala cara yang baik yang kamu
bisa. Ketika satu kala mereka jatuh dan hampir menyerah, berilah penghiburan
dan juga petuah.
hidupnya sendiri. Mereka memiliki mimpi dan cita-citanya masing-masing yang
ingin mereka raih. Jadilah ayah yang baik dan tuntun mereka dalam menggapainya.
Berikan mereka motivasi dan dukungan dengan segala cara yang baik yang kamu
bisa. Ketika satu kala mereka jatuh dan hampir menyerah, berilah penghiburan
dan juga petuah.
Suatu hari nanti, anak-anakmu akan punya kehidupan baru dan
menenggelamkan diri di dalamnya. Mereka punya keluarga, kebahagiaan, dan tawa
yang tidak lagi dibagi pada kita. Jadilah ayah yang baik, yang tersenyum haru
dan mengelus dada dengan bangga untuk mereka. Lalu dekaplah istrimu dan katakan
padanya bahwa kau teramat mencintainya.
menenggelamkan diri di dalamnya. Mereka punya keluarga, kebahagiaan, dan tawa
yang tidak lagi dibagi pada kita. Jadilah ayah yang baik, yang tersenyum haru
dan mengelus dada dengan bangga untuk mereka. Lalu dekaplah istrimu dan katakan
padanya bahwa kau teramat mencintainya.
Teruntuk kamu,
Pada saatnya nanti, menikahlah denganku, dan jadilah ayah
yang baik untuk anak-anak kita.
yang baik untuk anak-anak kita.


