Haiiii…
Sudah lama ya saya gak nulis lagi. Kemaren-kemaren berasa males, maleeeeeeeeessss banget…
Ohya, mau sedikit cerita nih soal kegemaran saya yang baru, yahhh secara saya sering banget ganti-ganti kegemaran, hehehehehe… Kali ini saya sedang sibuk dengan promosi adopsi anjing. Apa itu??? Yahhhh, kira-kira seperti membuat panti asuhan buat anjing, begitulah…
Berawal dari forum-forum peranjingan yang saya ikuti, saya jadi tahu ada sebuah lembaga yang sangat mulia, icare, dogs and cats. Lembaga ini konsen terhadap anjing dan kucing yang hidup telantar di jalanan tanpa punya tuan, kasihan kan? NAhhh, lembaga ini ngajakin kita untuk mengadopsi anjing-anjing telantar tak bertuan itu, supaya kesehatan dan kesejahteraan mereka lebih terjaga, yang secara tidak langsung juga mengurangi eksploitasi breeding pada anjing.
Saya memang pecinta anjing, dan juga berniat membreeding anjing ras punya saya. Tapi saya tidak setuju dengan budaya mengawinkan anjing terus menerus, mendapatkan anak sebanyak mungkin, menjualnya, dapet uang dari situ, rasanya kog sadis banget ya????
BAnyak saya temui pembiak seperti itu, baru setengah bulan yang lalu anaknya saya beli, ehhh sekarang udah hamil lagi induknya, gak kasihan apa? Masa iya anjing betina hidupnya cuma dihabiskan untuk kawin, hamil dan melahirkan, begitu terus menerus…
Saya lebih suka gaya membreeding teman saya yang punya kennel terkenal di jogja. Dia bikin kennel bukan untuk cari keuntungan semata, dia memang pecinta anjing, dan ketika dia mendapatkan uang dari situ, itu hanya sebagai bonus, bukan tujuan utama.
Gak seperti pembiak lainnya yang kalo udah laku sudah gak mau tau sama anjingnya. Temen saya ini enggak, gak semua calon pembeli dia kasih lhoo.. Cuma calon pembeli yang bener2 cinta anjing dan bisa menjamin anjingnya bisa hidup layak dan nyaman, baru dikasih beli… Itupun tetap ada pemantauan rutin dari temen saya itu, biar gak kecolongan, kalo tiba2 si anjing ditelantarkan.
Di rumah saya ada 8 ekor anjing sekarang. Dua ekor anjing ras Golden Retriever jantan dan betina, 3 anjing kampung, dan 3 anjing mix kampung – golden saya tadi. Saya sayang semuanya, gak pernah membedakan antara yang ras maupun kampung, sama rasa sama sayang. Tapi semakin mereka besar, tentunya rumah saya semakin sumpek untuk mereka tinggal, dan mau gak mau saya harus mengurangi.
Inilah hal paling menyesakkan bagi saya. Dilema ketika harus melepas mereka untuk dimiliki orang lain, rasanya kog gak tega, kaya kehilangan anak(hehehehe…). KAlo mau saya jual, kog rasanya saya jahat banget, rasanya tuh kaya ibu menjual anaknya sendiri, kalo dikasih gitu aja, saya tuh orangnya gak percayaan, takut kalo mereka gak bisa ngrawat lah, nanti gimana bobonya, makannya, arggghhhh… bikin puyeng, asli. Tapi tetap harus saya lepaskan.
Akhirnya saya terapkan sistem adopsi kaya icare tadi. Saya tawarkan buat siapapun yang mau adopsi anjing saya, tapi saya juga punya syarat buat calon pengadopsi, intinya sihh harus benar2 cinta anjing dan bisa menjamin kesejahteraannya. Dan tentunya saya sendiri nanti yang akan menentukan siapa yang paling pantas mengadopsi anjing saya + setiap saat mereka harus siap kalo saya tanyai tentang perkembangan si anjing. Awas saja kalo ternyata anjing saya gak bahagia bareng mereka, bisa saya makan bulat2 tuh si pengadopsi. hahahahahaha…
Dan, sore ini mau datang calon pengadopsi dari nusukan. Dari profilenya sih keliatannya meyakinkan, tapi kita lihat saja nanti, apakah dia layak jadi adopter???? Dan, mulai bingung2 nih, siapa yang mau saya kasihin.. barbara atau borobudur? duhhhh… dilema lagi…. 🙁


