30 hari menulis surat cinta

11. Surat Kedua untuk Mas Gagah

Hai Mas Gagah,

Tadi siang kita bertemu di kantin belakang. Did you notice me?
Akhirnya kulihat tadi kamu tersenyum ke arahku, entah untuk siapa karena aku datang beramai-ramai. Aku tidak berani memandangimu berlama-lama, aku takut kamu menyadari perhatianku, aku juga takut jatuh cinta sama kamu.

Ini surat kedua untuk kamu mas. Kamu tahu kan.. atau kamu gak tahu? Oke aku beri tahu sekarang, aku sedang ikut 30 hari menulis surat cinta dan di hari ke-17 ini aku baru menulis 11 surat termasuk surat ini, sungguh payah kan? Dan aku pun payah dalam mendapatkan info tentang kamu. Sampai sekarang masih saja aku belum tahu siapa namamu. Salahkan Kiki yang terlalu sibuk bekerja hingga tak sempat kepoin kamu, padahal kalian satu kantor. Boleh aku berkata huft?

Terima kasih ya mas Gagah, kehadiranmu cukup memberiku motivasi untuk rajin bekerja, ketemu kamu. Hahahaha… Aku selalu semangat makan di kantin belakang biar ketemu kamu, liatin kamu makan, ngobrol dan bercanda dengan teman-teman satu kantormu, dan melihat pemandangan indah itu, senyummu. Aku juga selalu parkir di depan kantormu. Kamu tahu biar apa? Biar bisa ketemu kamu saat pulang, berpapasan denganmu bikin aku senyum mas, sejenak melupakan kerinduanku di Cikarang. Tetaplah di situ mas, tetaplah berjarak. Jangan dulu mendekat, hatiku belum siap.

Dari aku, yang mengagumi kemisteriusanmu.

ANG

A born leader and unique thinker, view the world differently and enjoy time alone to recharge.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *