Apa sih bedanya jatuh cinta dan jatuh hati?
Prinsip dasarnya sama, mengagumi, menyayangi, mengidolakan, rindu, ingin selalu dekat walau hanya melalui alat komunikasi, bisa tahu kabarnya setiap saat.
Bedanya? Ketika kita jatuh cinta, kita punya keegoisan untuk memiliki orang yang kita sayang. Kita tidak bisa menerima ketika orang yang kita sayang itu ternyata tidak bisa kita miliki atau sudah tidak bisa kita miliki lagi. Menurutku cinta itu harus memiliki, cinta yang egois.
Tapi kalo jatuh hati? Gimana aku begitu kagum pada sosoknya, kepribadiannya, cara dia memandang hidup, cara dia mendengarkan aku, menasehati, menceritakan kisahnya sendiri, cara dia menyikapi segala sesuatu dan bagaimana dia punya caranya sendiri untuk membuatku kuat, tidak menjadi pribadi yang cengeng dan menyalahkan nasib. Aku jatuh hati dan tidak berharap memilikinya. Walau kalau Tuhan kasih juga tidak menolak, hehehe… Tapi untuk saat ini aku lebih nyaman seperti ini. Menjaga hubungan kita tetap berjarak, menjaga rindu tetap ada, dan kekagumanku menjadi tidak sementara.
Terima kasih semesta, dengan caramu yang luar biasa, walau harus dengan kesakitan, aku bisa membuka pintu komunikasi dengan orang yang sudah sejak lama aku idolakan. Dulu, untuk sekedar komen di facebooknya saja aku tidak berani dan tidak punya cukup alasan, apalagi inbox. Bersyukur dengan diberikan masalah justru tercipta jalur komunikasi antara aku dan kamu, mas. Syukur kepada Allah.
Tetaplah berjarak mas. Tetap berdiri di sana, agar aku bisa selalu melihat dan mengagumimu dari kejauhan. Dengan ini aku bisa menjaga jatuh hatiku tetap aman.
Kuterpikat pada tuturmu, aku tersihir jiwamu
Terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia
Kuharap kau tahu bahwa ku terinspirasi hatimu
Ku tak harus memilikimu, tapi bolehkan ku selalu di dekatmu
Raisa – Jatuh Hati
ANG
