Sore itu di parkiran depan Rosalia Express aku menemukanmu. Kamulah satu-satunya pria yang menggelitik mataku, mempesona. Pria tinggi besar yang sampai kutulis ini belum kuketahui namamu. Kusebut saja kamu mas Gagah.
Karena kamu, aku sekarang lebih rajin makan siang di kantin belakang. Motivasiku? Ingin bertemu kamu. Cukup dengan melihat dan memandang wajahmu dari kejauhan, mengagumimu. Sadarkah kamu mas Gagah? Ada gadis Rosalia Indah yang kini menjadi penggemar rahasiamu?
Bel tanda pulang kini terdengar lebih bergairah. Aku ingin segera pulang, bertemu kamu di parkiran depan kantormu. Kamu tidak pernah menyadari kehadiranku. Kamu tidak merasakan kegembiraanku berpapasan denganmu. Kamu tidak tahu itu, dan mungkin tidak akan kubiarkan kamu tahu.
Aku belum siap mengenalmu lebih jauh mas Gagah. Aku takut ternyata kamu tidak menarik lagi setelah aku tahu siapa kamu. Biarkan aku bermain dengan anganku dahulu, sampai aku siap mengenalkan diriku. Biarkan seperti ini saja, mengidamkanmu tanpa harus mengenalmu terlebih dahulu.
Aku cukup mengagumimu dari kejauhan.
ANG
