30 hari menulis surat cinta

5. Untuk Kamu yang Kubuat Luka

Karma tidak butuh alamat, dia berhasil menemukanku kini.

Apa kabar kamu yang dulu kubuat terluka? Masihkah hatimu pilu mengingatku?

Maafkan aku yang dulu menyia-nyiakan cinta tulusmu demi laki-laki yang ternyata tidak benar-benar mencintaiku. Semoga saat ini kamu sudah berbahagia, menemukan perempuan yang sungguh menginginkanmu, tidak seperti aku dulu.

Aku sudah bertemu karma, opa. Iya, aku selalu memanggilmu opa dan kamu memanggilku oma, seperti impianmu ingin menua bersamaku, yang sayangnya tidak bisa menjadi nyata. Aku kini terluka, sama seperti kamu juga terluka karena aku. Aku ditinggalkan dan disia-siakan, sama seperti apa yang dulu dengan kurang ajarnya kulakukan padamu.

Sekarang aku tahu rasanya opa, bagaimana dibuang dan tidak dipedulikan. Dia meninggalkanku dan memilih wanita lain. Sama seperti dulu aku meninggalkanmu dan memilihnya. Aku dicampakkan sendirian tanpa teman. Kini karma memberiku kesempatan untuk merasakan apa yang dulu kamu rasakan. Luka yang dulu kutitipkan kepadamu, telah dikembalikan sang karma padaku, untuk kurasakan, untuk kunikmati. Sekarang giliranku, katanya.

Maafkan aku, opa. Untuk luka yang sudah kutorehkan. Untuk impian dan harapan yang kuhancurkan dengan sombongnya. Maaf atas ketidakpedulianku pada hatimu, keegoisanku.

Semoga kini kamu berbahagia dengan hidupmu yang tanpa aku.

ANG

A born leader and unique thinker, view the world differently and enjoy time alone to recharge.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *