Selamat sore,
Kamu yang sampai hari ini tetap kucintai terlalu dalam. Apa kabarmu? Badanmu sudah enakan? Kudengar kesehatanmu menurun akhir-akhir ini, apa karena masalah itu? Kuharap kamu segera sembuh dan sehat kembali. Ingatkah kamu aku pernah bertanya, “Kog kamu gak pernah sakit sih?” Dan dua hari kemudian justru kamu jatuh sakit…
Aku tidak tahu, kenapa aku harus mencintaimu sedahsyat ini. Aku ingin berhenti, namun susah sekali. Ada apa dalam dirimu hingga aku tidak bisa melupakanmu? Apa yang kamu buat dengan hatiku?
Mas, sesakit apapun kata-kata yang kamu beri, ternyata tidak cukup berhasil membuatku mundur dari mencintaimu. Cintaku memang pamrih, aku juga ingin dicintai kamu balik, tapi aku tahu kamu tidak. Aku tidak akan pernah memaksa, aku juga tidak menunggu. Aku membiarkan begitu saja rasa ini tumbuh menggila di hatiku seperti rumput liar. Hingga pada akhirnya hatiku berhenti sendiri mencintaimu karena kelelahan, atau pada akhirnya hatimu akan luluh juga? Ah aku tak tahu… Biar waktu yang menjawab semua tanya.
Dari aku, yang menyayangimu dari kejauhan.
ANG
ps. ingat selalu pesanku: kurangi rokok dan kopi. Aku sayang kamu.
